Mr. President…just let us share our ‘lebaran’ just happily as before..please ( A Comparicy between Century case and Arisan Sembako case)

Jumat, 18 September 2009 1 komentar

Dear Mr,

Nama saya Gustidha Budiartie, pemilik kartu NPWP.Pembayar pajak yang taat dan ikhlas saat melihat slip gajinya yang tidak seberapa terpotong untuk membangun negeri ini * dan membiayai mereka yang katanya bekerja untuk kami*

Mr. President….saya adalah makhluk pembelajar, pemerhati.,.warga kampung, .berjiwa entrepreneur dan seorang anak dari orang tua saya. Saya ingin ceritakan anda satu kisah dan mohon anda simak baik-baik.

Untuk warga kampong seperti kami..Cuma ada satu moment paling bahagia dalam satu tahun, yaitu saat lebaran.

Kami ingin merayakan kefitrahan kami dalam suka, dan disini saudara saya yang berjiwa entrepreneur menyediakan jasa untuk menampung recehan warga agar bisa digunakan saat lebaran nanti.

1000 rupiah perhari, 2000 ribu rupiah kami tabung untuk satu tahun.

IStilah yang ada di tipi saat ini adalah “Arisan Sembako”..ini adalah ide kami sendiri..dengan system kepercayaan. Karena Bank dengan ruangan ber ac tidak mau mempersilahkan saudara saya yang hanya mengenakan swallow di kakinya…daster sehari-harinya..gak ngerti mesin yang bisa nelen kartu , apalagi untuk menyetor ke bank dengan jumlah hanya puluhan ribu hasil sisihan dari penghasilan yang tidak seberapa setiap bulannya.

Mister.. Arisan sembako adalah system bank berjalan yang sama pentingnya dengan Century..dan saya mohon agar Mister bersedia untuk membail out Arisan ini..pliss

Century punya sekitar 65000 nasabah dengan aset ratusan juta yang menurut peraturan tidak bisa diabaikan begitu saja dan dilindungi oleh pemerintah…

Dan * poor us * mungkin asset arisan ini tak ada ratusan juta per orangnya, tapi jumlahnya bisa saya pastikan lebih dari 65000.. dan sekali lagi mister para nasabah ini adalah rakyat kecil yang tersenyum tulus saat melihat anda kampanye..tapi sayangnya kita dilupakan.

Seperti halnya Century..sebagai bank..ada pendiri/pemilik bank, ada collector..teller and nasabah. Pemilik mendapat keuntungan paling besar dari uang nasabah..kemudian melakukan tindak criminal.. seperti Robert Tantular * really it’s pure a crime just like JK said *..dan yang menjadi korban adalah nasabah..

Arisan sembako juga..ada Mami * sang pemegang uang dan pencair dana * yang kemudian menipu dan membawa kabur uang nasabah…

Tapi ada satu yang terlupa ada collector disini * orang yang bersusah payah mengumpulkan uang dan menyerahkan ke mami dan menjadi garda terdepan *.. dan malangnya Mister, orang itu adalah Ibu saya, Teman saya, Ibu Teman saya..Nenek tua yang sepuh..bahkan tukang sampah yang biasa berkeliling di lingkungan saya..

Yang akibat kaburnya mami..harus menanggung kerugian puluhan juta bahkan sampai ratusann juta* poor us *…

Mereka tidak menikmati uangnya satu persen pun..tapi harus menanggung beban jutaan..Mister, saya tidak akan menulis ini jika saja tadi saya tidak melihat air mata ibu saya…melihat air mata kawan saya..ibu kawan saya..dan mata lelah tukang sampah itu yang berusaha tetap tabah walau lemah..

Tak ada yang sadar bahwa kami juga korban * tapi selalu dipandang sebagai tersangka *…bahwa kami juga nasabah..sama seperti nasabah bank century ituu…

Mister..tadi saya bilang saya pembelajar bukan??..sekarang perhatikan opini saya baik-baik..

Ilmu saya mengenai perbankan sangat minim , tapi saya sadar betul bahwa 6,7 Trilyunn yang disuntikkan ke Century bukan jumlah yang kecil.. *sepakatt? *

Jika benar Century di Bail Out..maka apa bedanya dengan BLBI tahun 1998 lalu mister? Yang jelas-jelas merugikan Negara sebesar 600 trilyun dan sampai saat ini hingga 20 tahun mendatang harus kami tanggung bebannya..

Ya kami…sebagai rakyat kecil harus mencicilnya sebesar 60 trilyun dari APBN yang dirancang..bertambah kah saat ini?

Dana Bail Out dari LPS kah Mister? 6,9 trilyun yang anda tarik dari pajak kami untuk membantu investorrr kakap ituuu??

6,9 trilyun yang klo saya tidak salah hitung..jika dibagikan ke rakyat seluruh nusantara per orangnya akan mendapat sebesar 20 ribu rupiah * dan betapa besarnya arti itu untuk saudara-saudara saya *

Hanya untuk menyelamatkan bank kecill???

Apa harus di bail outt?

Kata Orang pintar anda ..harus karena bisa membuat sistem ekonomi kita bisa tidak dipercaya lagi ke depan...

sebegitu pentingkah Bank Century pertanyaan saya, jika begitu?

Disebuah diskusi tv swasta bahkan bahaya century dibandingkan sama dengan bahayanya jika citygroup collapse *WTF..*..apa karna saya bukan pakar sehingga bisa berpikir gampang..”Ya elahhh Citygrup ntuh terbesar seplanet bumi kalee…mana bisa dibandingin ama century yang Cuma punya cabang segrintilll *

Mister kata *mantan* wakil anda yang ke depan memutuskan untuk jadi marbot kayaknya…bahkan bilang gak perlu Bail Out ituu…itu kan ulah criminal murni, pemerintah gak usah campur tangann..biar hukum yang uruss..

Just like the lawyers of Mr Tantular said “Mr. Robert Tantular said the bailout was uneccessary since the Sinar Mas group was ready to buy the bank so Bank Indonesia won't have to risk money to rescue the bank”…

Jadi masalah uangnya udah di handle…klo kata pak JK…kasus Century itu biar urusan polisi ajaa…jadi gak masalah.

Ah tapi mesti pak JK niy lupaa…klo urusannya ama Hukum Pidana and Polisi..karena terlanjur masuk pemeriksaan..maka tidak boleh ada satu eksekusi pun atas asetnya Century..

Sehingga dana nasabah gak bisa cair….dan nasabah kelimpungan..

Sehingga perlu di Bail Out gituuu *ini suudzon geblek saya aja pakk *

Ah..mister saya iri kalo sampe Bail Out Century itu terjadi..sementara itu dana dari kami, sedangkan masalah arisan sembako ini hanya dipandang sebelah mata.

Bahkan banyak yang membodoh2kan..padahal mereka tidak mengerti keadaan..

Ah Mister kami Cuma ingin kepastian dan jaminan hukum saat melapor ke polisi..tapi dengan resiko kami kehilangan harta kami sendiri, haruskah terjadi???

Kenapa saat berurusan dengan hukum , kami selalu tidak dapat solusi..

Ah mister ..klo saya jadi nasabah century pasti saya mati-matian mendukung Bail Out

Tapi karena saya saat ini hanya rakyat kecil yang pajaknya selalu dipotong..kok jadi gak ikhlas ya ngeliat uang kami mengalir ke investor sekaligus nasabah ituu..

Ah mister …

Dibanding nasabah century itu.. yang masih punya harapan dan kekayaan..coba mister lihat wajah Abah Yos..tukang sampah yang kini harus menanggung beban 48 juta rupiah dari uang yang sama sekali tidak ia gunakan namun di amuk massa untuk ganti rugi..

Ah mister…

Coba mister tengok kawan saya yang gigih mencari penghasilan dengan berdagang dan membangun kepercayaan langganan, seketika harus runtuh dan menanggung beban puluhan juta

Ah mister

Coba mister lihat air mata mama saya…yang niatnya hanya menolong kini jadi bahan omongan depan belakang…. * I’ll remind those peoples carefully* ..

Ah mister

Klo mister tahu kaburnya si mami gara-gara ia kalah dalam pilleg lalu dan ditipu oleh oknum pemerintah juga…

Mister,

Bukankah Arisan Sembako sama pentingnya dengan century klo gitu??

Ah mister

Kami cuman ingin lebaran dengan damai di negeri ini

Semua ini tidak akan terjadi…klo negara ini tidak mendiskriminasi rakyat kecil

Ah mister

Would you Bail Out this Arisan Sembako ???

Untuk membantu mereka yang lebih lemah..membantu abah dan nenek setidaknya

Ah mister

Klo saya gak usah dipikirin

Saya inget kata Ustadz cakep di tipi..bulan Ramadhan bulan berbagi, anggap aja ini peluang untuk keluarga saya bersedekah..

Ah mister,

Silahkan dilanjutkan …

Ps:

Made this note karena banyak orang menyepelekan masalah ini dan menganggap yang terlibat adalah orang-orang bodoh yang gampang percaya untuk ditipu, but FYI..kalian gak bisa bilang klo gak merasakan gimana asam manisnya hidup susah di jakarta..

And plis, jangan berpikir bikin notes ini untuk mengiba..karena ini hanya kritik social yang saya ambil dari pengalaman hidup..

1 komentar:

Recent Comments

 

©Copyright 2011 Totally Absurd Woman! | TNB